Suara Jember News, Nasional – Keluarga Alm. Pdt. Jusuf Mudjiman memberikan pelayanan berupa pengobatan akupunktur kepada masyarakat dalam rangka perayaan Natal.
Pelayanan ini dilakukan istri Jusuf, Pdt. Tri Indari dibantu lima anaknya, David B Suwanto, Agus Sutikno, Rudi Cahyono, Paul Krisdiyanto, dan Andreas G. Sudibjo.
Baca Juga : Camat Jenggawah Serbu Rumah Warga! Gak Bahaya Ta
Keluarga ini memang kerap menyelenggarakan kegiatan seperti Natal bersama yang dipusatkan di halaman rumahnya di Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.
Kegiatan itu biasanya diisi oleh beragam kesenian menggunakan alat kesenian tradisional seperti gamelan. “Kegiatan Natal bersama ini diikuti oleh masyarakat sekitar dan dilakukan bersama-sama dengan pemeluk agama lain.
Masyarakat inisiatif gotong-royong tanpa diminta,” ujar Andreas dalam keterangannya, Minggu (21/1). Warga biasanya datang tidak tangan hampa. Mereka membawa makanan, minuman, bahkan membawa alat musik gamelan. Semua berbaur dalam satu rasa kebersamaan.
Baca Juga : Camat Jenggawah Pagi-Pagi sudah Di Sawah
“Semua kami jalani atas dasar kebersamaan. Berkasih sayang sesama manusia sehingga kita hidup rukun dalam kebersamaan,” katanya. Dia menambahkan kegiatan itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Saban tahun, warga datang berbondong-bondong untuk merayakan Natal bersama. Semua itu mereka lakukan secara sukarela.
“Kami akan terus rayakan natal bersama. Kami yakin ini akan jadi budaya saling hormat-menghormati, saling mengasihi tanpa batas-batas identitas,” kata dia.
Tahun ini, kegiatan hiburan Natal bersama juga kembali digelar. Kegiatan itu diikuti sekitar 300 orang di mana 75 persen peserta di antaranya adalah muslim, dengan pembawa pesan Natal Pdt. Nathan Sandjaja dari Gereja Utusan Pantekosta-Harvest Madiun.
Baca Juga : Jember Terus Diguyur Hujan, Begini Tips Pilih Jas Hujan yang Aman
Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Desa Klecorejo Agus Subiyanto. Semua warga dan jemaat larut dalam kegembiraan sebagai simbol kebahagiaan.
Tradisi tahunan yang diinisiasi oleh Alm. Pdt Yusuf Mudjiman itu terus bergulir bersama perjalanan masyarakat Desa Klecorejo. Kini, tradisi itu diteruskan oleh Pdt. Tri indari dan anak-anaknya. Tradisi tahunan ini juga merupakan potret dari hubungan harmonis antarmasyarakat yang tak lagi terhalang oleh sekat-sekat ideologis.
Sumber Berita : www.jpnn.com
yaya05

