Site icon Suara Jember News

Bupati Hendy Ajak Masyarakat Bersama-sama SelesaikannyaTiga Masalah Kesehatan di Jember

Suara Jember News, Jember – Bupati Jember Hendy Siswanto merangkum tiga masalah kesehatan yang kerap ditemuinya di Jember. Ada persoalan penanganan korban bencana, stunting, dan penyakit jantung. Ketiga persoalan kesehatan tersebut sampai saat ini masih terus menghantui warga Jember.

Soal penanganan bencana yang sering menimpa Jember, menurut Bupati Hendy, ialah banjir. Sebab, hampir setiap tahun pada musim hujan Jember selalu dilanda bencana banjir.  Oleh karena itu, dibutuhkan relawan, terutama tenaga kesehatan, yang sudah terlatih dalam melakukan mitigasi bencana dengan tepat. “Ini karena berkaitan dengan penyelamatan nyawa manusia,” jelasnya.

Persoalan lain yang juga menjadi perhatian khusus ialah stunting serta angka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI/AKB). Meski begitu, saat ini angka stunting dan AKI/AKB di Jember sudah berunsur turun. Namun, hal itu tidak boleh dianggap sepele. Sebab, jika kasus tersebut tidak mendapatkan penanganan yang pas, dipastikan angkanya akan kembali naik.

Baca Juga : Ustaz Adi Hidayat Tegas Soal Hukum Puasa Rajab Ternyata Begini Hukumnya yang Benar Itu

Bupati Hendy menceritakan pengalamannya saat melakukan kegiatan Jember Berbagi di 120 desa pada bulan Ramadan lalu. Dia sempat ikut membagikan paket makanan khusus untuk ibu hamil kepada masyarakat. Dalam kunjungan itu, tutur Bupati Hendy, dia menemui seorang ibu yang sedang hamil empat bulan. “Saat saya tanya, usianya baru 17 tahun,” katanya.

Menurutnya, risiko tinggi bisa dialami oleh seorang perempuan yang hamil di usia terlalu muda. Jika dipaksakan kemudian hamil dan melahirkan, ada potensi anak akan terlahir stunting. Jika tidak, sambung dia, akan terjadi AKI atau AKB.

Baca Juga : ICW Anggap Penanganan Pungli di Rutan KPK Lamban

Fakta lain yang diungkapkan Bupati Hendy ialah tingginya jumlah pengidap penyakit jantung. Laporan yang didapatkan pemkab, ada lebih dari 15 ribu pasien per tahun. “Penyakit ini tidak pandang usia maupun status ekonomi. Mulai dari anak-anak hingga orang tua,” terangnya.

Semua permasalahan kesehatan yang sedang terjadi di Jember merupakan tanggung jawab pemkab. Namun, Bupati Hendy meminta kepada semua masyarakat Jember untuk bersama-sama menyelesaikannya. Apabila hanya dikerjakan Pemkab Jember, lanjut dia, tidak akan berhasil. “Harus dikerjakan gotong royong,” pungkasnya.

Sumber Berita : radarjember

dawa01

Exit mobile version