Suara Jember News, Jember : Konsorsium riset kopi nasional Community of Climate Resilient of Nusantara Coffee (CiCoFest Coffee Indonesia) menggelar Rapat Koordinasi Nasional Hibah Penelitian BIMA Kolaborasi Penelitian Strategis CiCoFest Coffee Nusantara di Universitas Ibn Khaldun Bogor.
Forum ini mempertemukan para peneliti dan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi nasional untuk mengevaluasi capaian riset 2025 sekaligus menyusun agenda strategis tahun 2026.
Acara yang dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik dan Sains Universitas Ibn Khaldun Bogor ini dihadiri perwakilan dari Universitas Jember, Universitas Padjajaran, Universitas Borneo Tarakan, dan Universitas Teuku Umar, serta sejumlah mitra kelompok tani hutan dari Jember dan Banyuwangi.
Ketua Konsorsium CiCoFest, Dr. Elida Novita, S.TP., M.T., IPM dari Program Studi Teknik Pertanian Universitas Jember, menegaskan bahwa konsorsium ini lahir dari satu keinginan mendasar: meningkatkan keberlanjutan perkebunan kopi rakyat di seluruh Nusantara.
“Tiga tahun dengan lebih dari 15 PKS menjadi pijakan awal CiCoFest sebagai konsorsium hadir untuk mengorkestrasi kolaborasi agar kopi rakyat tumbuh, lestari, dan menyejahterakan lewat rantai pasok yang adil dan tertelusur” ujar Elida dalam sambutannya.

