Site icon Suara Jember News

Disebut Rawan Saat Pemilu, Ini Kata 2 Kapolres Pasuruan Raya

Suara Jember News, Jatim – Pasuruan Raya yang meliputi Kota dan Kabupaten disebut sebagai daerah paling rawan saat Pemilihan Umum (Pemilu) oleh Kapolda Jatim, Irjen Imam Sugianto. Hal itu segera ditanggapi oleh kapolres di Pasuruan Raya.

Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi dan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Makung Ismoyo Jati memastikan tidak akan ada keributan saat pemilu. Kedua kapolres ini sudah memastikan dan melakukan penanganan sesuai standar yang ditetapkan.

Seperti halnya yang dilakukan Makung. Pihaknya mengatakan bahwa sudah melakukan empat langkah, mulai dari melakukan deteksi dini, cegah dini, preemtif, dan preventif oleh Polres Pasuruan Kota.

“Tentunya langkah ini dilakukan secara komprehensif termasuk bersinergi dengan steakholder terkait,” kata Makung saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (18/1/2024).

Baca Juga :Indeks Pembangunan Manusia di Jember Meningkat Tahun 2023, KOK BISA? Cek Artikel Ini

Sementara itu, Bayu juga memastikan Polres Pasuruan sudah melakukan upaya Cooling System di wilayah hukumnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan jalannya pemilu nanti dalam suasana aman dan kondusif.

Bayu juga mengatakan di wilayah hukum Polres Pasuruan tidak ada kecamatan yang dinilai rawan. Dia memastikan setiap kecamatan sudah dalam kondisi aman dan kondusif.

“Kami juga melakukan upaya pendekatan kepada seluruh elemen, baik instansi, tokoh masyarakat, dan juga komunikasi. Untuk saat ini di setiap kecamatan dalam pemantauan kami relatif aman dan kondusif,” jelasnya.

Baca Juga :Bupati Jember Layangkan Surat ke Menteri PAN-RB Minta Passing Grade PPPK Difabel Diturunkan

Diketahui sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Sugianto mengatakan bahwa ada dua wilayah di Jatim yang rawan saat pemilu nanti. Hal ini dikatakan karena mengacu pada pemilu tahun 2019 lalu dimana wilayah Pasuruan dan Madura menjadi perhatian khusus. [ada/beq]

Sumber Berita : beritajatim

dawa01

Exit mobile version