Suara Jember News, Nasional – Jasa Raharja bersama Korlantas Polri kembali menggelar kegiatan Diseminasi Model Integrasi Pendidikan Lalu Lintas di Surabaya pada Kamis (1/2). Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Munadi Herlambang menyampaikan kegiatan ini bertujuan memperkuat peran tenaga pengajar dalam memberikan pemahaman kepada anak didik tentang pendidikan lalu lintas yang kini telah masuk dalam kurikuluk Merdeka Belajar.
“Materinya yang sederhana dan mudah dipahami akan mempermudah guru dan tenaga pengajar lainnya dalam proses belajar mengajar,” kata Munadi Herlambang dalam keterangannya yang diterima, Sabtu (3/2).
Baca Juga : Keserakahan Shin Tae-yong, Akui Menyesal Kalah Dari Australia Di Babak 16 Besar
Munadi menambahkan kegiatan ini juga merupakan komitmen Jasa Raharja dalam menjalankan upaya teknis keselamatan yang berkelanjutan. “Kami berharap anak didik yang ada saat ini menjadi agent of change yang bisa membawa pesan keselamatan kepada masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.
“Berawal dari bangku sekolah kita bentuk karakter generasi muda untuk mengutamakan keselamatan agar lahir generasi terbaik yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” imbuh Munadi berharap.
Pada acara penyerahan buku tersebut hadir kurang lebih 300 tenaga pengajar dari seluruh wilayah Jawa Timur (Jatim) beserta dengan jajaran Kasat Lantas dari masing-masing wilayah kota dan kabupaten.
Baca Juga : Pendistribusian Bansos Beras Kelurahan Tegalgede

Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Bakharuddin Muhammad Syah berpesan kepada seluruh tenaga pengajar yang hadir untuk memastikan bahwa anak didiknya, selain memiliki kecerdasan akademik, juga memiliki etika, salah satunya etika ketika berkendara.
“Pendidikan lalu lintas ini akan membawa perubahan besar, karena kita akan mengubah kebiasaan satu generasi, dan perubahan itu akan berdampak pada seluruh aspek dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Brigjen Bakharuddin.
Selain penyerahan buku, tenaga pengajar dalam kesempatan itu juga mendapatkan pengantar langsung dari para ahli untuk menyampaikan materi pendidikan lalu lintas dalam proses belajar mengajar. Para tenaga pengajar juga diberikan kesempatan untuk dapat berdiskusi mengenai permasalahan teknis di masing-masing wilayah.
Sumber Berita : www.jpnn.com
yaya05