Site icon Suara Jember News

Kata Ketua PKB Surabaya Soal Etika Gibran Rakabuming

Suara Jember News, Nasional – Ketua DPC PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf menyinggung soal etika cawapres nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka dalam Debat Cawapres 2024, Minggu (21/1/2024) malam.

“Dengan apa yang disampaikan Pak Gibran, kita etik. Pak Muhaimin ini kan selalu etik,” ujar Musyafak dalam Live Streaming Debat Cawapres 2024 di Kantor Beritajatim.com, Minggu (21/1/2024).

Musyafak menjelaskan bahwa etika merupakan undang-undang tertinggi di lingkungan masyarakat Indonesia. Dalam debat tersebut, ia menilai jika Gibran tak melakukan etika itu.

“Etik dalam bahasa agamanya itu akhlak. Akhlak itu adalah undang-undang tertinggi di lingkungan masyarakat kita. Itu tidak dilakukan oleh paslon nomor dua,” ungkap Musyafak.

Baca Juga :Yakini Bisa Bangun Eksistensi, Ogah Disebut Kaum Hawa sebagai Penyumbang Golput

Meski begitu, Musyafak juga tetap menghormati apa yang sudah disampaikan oleh Gibran. “Saya juga yakin masyarakat sudah bisa menilai sejauh mana orang ini bisa memberikan penghormatan kepada orang yang tua,” ujarnya.

Sebagai informasi, dalam debat cawapres itu Gibran sempat menggunakan singkatan LFP atau Lithium Iron Phosphate saat bertanya kepada cawapres nomor urut 01 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Cak Imin pun lantas meminta Gibran untuk menjelaskan soal LFP. Hanya saja, Gibran mengatakan jika telah memberitahukan kepanjangan dari LFP. Menyikapi itu, Cak Imin pun menyinggung soal etika.

“Semua ada etikanya, termasuk kita diskusi di sini bukan tebak-tebakan definisi, tebak-tebakan singkatan. Kita levelnya adalah policy dan kebijakan. Prinsipnya sederhana, semua kembali kepada etika Pak Gibran, etika,” kata Cak Imin.

Baca Juga :SMAN 2 Jember Hadirkan SisiKitaa Dalam Prabandhakara 2024

Ditambahkan Cak Imin, bahwa etika di sini juga termasuk dalam kebijakan terkait sumber daya alam di Indonesia.

“Sekali lagi etika. Etika itu adalah etika lingkungan. Apapun yang menjadi kebijakan kita, menyangkut produksi pengambilan tambang sumber daya alam juga apapun yang kita gunakan seluruh potensi bangsa ini. Rujukannya adalah etika lingkungan, komitmen kita,” jelas Cak Imin. [ipl/aje]

Sumber Berita : beritajatim

dawa01

Exit mobile version