Site icon Suara Jember News

Khofifah 5 Tahun Pimpin Jatim, Sektor Pendidikan Melejit

Suara Jember News, Jatim – Sektor pendidikan di Jatim melejit. Mengalami peningkatan selama masa kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak. Sederet prestasi berhasil diraih 5 tahun terakhir ini.

“Menjadi harapan bersama bahwa capaian prestasi dan prestisius yang diraih bisa dijaga dan ditumbuhkembangkan,” tutur Gubernur Khofifah, Senin (8/1/2024).

Baca Juga : Ayo Berwisata Sambil Belajar di Perpustakaan Bung Karno

Adapun prestasi-prestasi tersebut di antaranya Provinsi Jatim menjadi daerah dengan siswa paling banyak se-Indonesia diterima di kampus negeri selama 4 tahun berturut-turut.

Khofifah menyebut, siswa SMA Jatim harus dipersiapkan menjadi generasi penerus pemimpin masa depan yang berkontribusi pada kemajuan bangsa. Artinya, Dinas Pendidikan Jatim diharapkan mampu menyiapkan mereka menuju Indonesia Emas 2045.

“Jatim terus melakukan inovasi, bimbingan dan pelatihan dengan output berbagai prestasi yang diraih pada ajang bergengsi tingkat nasional maupun internasional di bidang sains, seni, dan olahraga,” jelasnya.

Salah satu prestasi yaitu penghargaan atas pendidikan kurikulum double track. Penghargaan didasari berbagai aspek seperti alokasi anggaran pendidikan APBD sejak 2019 kepada lebih dari 4.000 SMA, SMK, dan SLB yang berhasil meningkatkan kesejahteraan guru dan siswa.

Dinas Pendidikan Jatim juga sedang menjalankan berbagai program seperti program SMK Pengampu, SMA pengimbas, SMK Mini, serta SMA Double Track.

Hasilnya, jumlah siswa Jatim yang diterima SNBP berada di posisi tertinggi di tingkat nasional, hingga raihan juara Olimpiade Sains Nasional sejak 2020 sampai 2022.

Belakangan, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai juga menerima penghargaan dari Chief of Java Field Office Unicef Digital Skills Program Tubagus Arie Rukmana atas program SMA Double Track.

Kemudian, Jatim menyabet gelar Juara Umum Lomba Kompetisi Siswa (LKS) SMK Nasional XXXI Tahun 2023 dengan raihan total 29 medali. Jatim membawa pulang 16 medali emas, tiga medali perak, dan 10 medali perunggu.

Para siswa yang terpilih menjadi juara satu akan menjadi duta LKS Nasional ke World Skill Competition (WSC) 2024 di Prancis. Mereka juga akan diberikan penggemblengan khusus lewat berbagai pelatihan sebagai pembekalan.

Sementara pada HUT ke-78 Provinsi Jatim, Dinas Pendidikan berhasil memecahkan MURI lewat 2.376 mural karya siswa SMA, SMK dan SLB yang dipamerkan di Jalan Gubernur Suryo hingga Genteng Kali, Surabaya.

Baca Juga : Sidoarjo Ekspor Kosmetik Perdana Senilai Rp 25 M ke Malaysia

Khofifah pun berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas pendidikan Jatim. Bahkan di tahun 2024 ini, anggaran APBD Jatim telah dialokasikan sebesar 26,3 persen dari total belanja khusus untuk alokasi pendidikan.

Alokasi belanja pendidikan sebesar 26,3 persen ini melebihi ketatapan undang-undang terkait alokasi pendidikan yang diwajibkan sebesar 20 persen. “Ini adalah bukti dari komitmen kami untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan Jatim,” tandasnya.

Sumber Berita : beritajatim.com
Iswahyudi02

Exit mobile version