Suara Jember News, Jember – Tak lama lagi, seluruh umat muslim di penjuru Nusantara akan menyambut bulan suci Ramadan.
Hal itu patut disambut dengan perasaan riang gembira. Meski demikian, di bulan yang penuh berkah itu juga terdapat satu hal yang patut diwaspadai oleh pemerintah, termasuk Pemkab Jember.
Sebab, bulan tersebut akan menjadi momen harga bahan pokok penting (bapokting) melambung tinggi.
Baca Juga :Tujuan Desa Cangkring Jenggawah Mengikuti Lomba Penurunan Stunting
Namun, Bupati Jember Hendy Siswanto meminta agar warga Jember tidak risau dengan fenomena lonjakan harga bapokting di bulan Ramadan.
Pemkab Jember bersama stakeholder terkait tidak akan lengah memantau lonjakan inflasi saat bulan Ramadan.
“Bahkan saat ini sudah kami wanti-wanti, pemkab akan tetap menjaga segala kebutuhan tetap aman,” terangnya.
Meskipun saat ini inflasi di Jember masih tergolong aman, pemkab akan meminta kepada seluruh stakeholder tetap waspada. Jumlah kebutuhan pokok untuk warga Jember harus bisa dipastikan aman.
Hal itu tentu harus dilakukan mulai sekarang, meski bulan Ramadan jatuh pada bulan Maret mendatang.
Menurut bupati, inflasi adalah tanggung jawab semua pihak. Selain Pemkab Jember, masyarakat Jember juga harus ikut membantu dalam menekan angka inflasi yang ada di Jember.
Sebab, jika inflasi tidak dijaga secara bersama-sama, maka dampak yang ditimbulkan juga dirasakan bersama.
Sementara itu, Bupati Hendy juga menjelaskan, untuk percepatan eksekusi dana pusat maupun daerah, Bupati Hendy akan melakukan konsolidasi dengan seluruh OPD Pemkab Jember.
Sumber Berita : radarjember
Dawa01

