Suara Jember News, Jatim – Seorang pemuda di Trenggalek, Jawa Timur berhasil menciptakan sebuah mesin produksi jajanan alen-alen. Ketrampilannya ini dipelajari secara mandiri atau otodidak.
Pemuda kreatif ini bernama Edi Santoso alias Gempo. Pria 42 tahun tersebut berasal dari Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek.
Menurut Gempo, awal mula menciptakan mesin produksi alen-alen karena keinginannya untuk mendorong kemajuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerahnya. Diketahui, alen-alen adalah salah satu jajanan khas Trenggalek.
Baca Juga :Pembangunan Gedung Kantor Otorita IKN Dimulai, Nilainya Rp 509 Miliar
“Untuk membuatnya butuh waktu sekitar 50 hari satu unitnya. Penggorengan satu paket sama tungku, wajan dan mesinnya,” kata Gempo dikutip beritajatim.com dari YouTube Bioz TV, pada Rabu (17/1/2024).
Gempo aktif mengasah keahlian di bengkelnya. Beberapa tahun terakhir dia sudah menciptakan berbagai inovasi. Diantaranya, membuat kendaraan kerja roda tiga amfibi dan mesin pemecah batu ramah lingkungan.
Belakangan ini Gempo berhasil menciptakan mesin produksi alen-alen semi otomatis. Mesin ini terdiri dari beberapa jenis, mulai alat produksi alen-alen, hingga penggorengan.
Mesin produksi alen-alen semi otomatis buatan Gempo ini banyak diminati oleh pelaku UMKM di daerahnya. Dengan alat ini, produksi alen alen menjadi lebih cepat, rapi dan hemat biaya.
Baca Juga :Bupati Jember Akan Bikin Alun-Alun Jember Spektakuler dengan Pasang Mega-Videotron
Gempo memasang bandrol untuk satu unit mesin seharga Rp30 juta. Meski begitu, dia menjamin, pelaku UMKM tidak akan rugi dalam membeli alat buatannya itu.
Sebab, berkat mesinnya, pelaku UMKM bisa meningkatkan kapasitas produksi dan melakukan efiensi biaya. Proses produksi yang biasanya butuh tenaga kerja 10 orang, kini bisa dikerjakan oleh 4 orang saja.
Selain itu, hasil produksi alen-alen juga bertambah besar. Sehingga omset para pelaku UMKm menjadi meningkat secara signifikan. [nm/beq]
Sumber Berita : beritajatim
dawa01

