Suara Jember News, Jatim – Memperingati rangkaian Hari Gerakan Satu Juta Pohon. Anak usaha Pupuk Indonesia (persero). Yakni, Petrokimia Gresik melakukan penanaman bibit mangrove di Pulau Mengare di Pusat Restorasi dan Penanaman Mangrove (PRPM) Mengare Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Gresik.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami terhadap pengelolaan lingkungan, sekaligus bentuk dukungan perusahaan terhadap program rehabilitasi hutan mangrove,” ujar Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satryo Annurogo, Jumat (12/01/2024).
Baca Juga : Angin Kencang Sapu 5 Kecamatan Di Mojokerto
Melalui penanaman mangrove itu lanjut dia, pihaknya tiga kali berturut-turut mendapatkan Proper Emas, yang merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
“Kami akan terus melakukan penanaman mangrove di Pantai Gresik Utara ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, yang menarik dari kegiatan penanaman mangrove kali ini yaitu terdapat kontribusi aktif dari karyawan Petrokimia Gresik melalui program Charitree 2.0. Karyawan yang terlibat aktif mengumpulkan sampah anorganik dari rumah maupun lingkungan, untuk kemudian dikumpulkan di Eco-Dropbox.
“Sampah anorganik yang selama ini menjadi problem lingkungan sebagai peluang untuk menciptakan perubahan positif,” imbuhnya.
Dengan mengumpulkan sampah anorganik dari berbagai sumber seperti plastik, kertas, kaca, e-waste, metal, dan minyak jelantah yang seringkali menjadi beban bagi lingkungan.
Sampah tersebut kemudian dikumpulkan di Eco-Dropbox yang sudah ada di lingkungan perusahaan. Sampah itu dikonversikan dalam rupiah, dan semua partisipan yang turut serta dalam acara ini juga akan mendapatkan sertifikat donasi bibit mangrove.
Baca Juga Rapat Koordinasi Lurah Bersama Tiga Pilar Kelurahan Tegalgede
“Proses bisnisnya tidak hanya berorientasi pada profit, tapi juga ingin menumbuhkan kepedulian dan keterlibatan karyawan dalam pelestarian lingkungan,” urai Dwi Satriyo.
Tahun lalu mulai dari Charitree 1.0, Petrokimia Gresik telah menanam sebanyak 3.750 bibit mangrove; kemudian juga menanam 5.100 bibit; dan pada program Envirocamp 2023 sebanyak 2.000 bibit.
Sumber Berita : beritajatim.com
Iswahyudi02

