Jember, Suara Jember.com – Ketua Rumah Sahabat Faida. (RSF) Jember Aliem Koko, menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah kepemimpinan langsung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.
Menurut Aliem Koko, langkah tersebut merupakan keputusan strategis dan penting untuk menjaga netralitas Polri sebagai institusi negara.
Ia menegaskan bahwa Polri harus tetap profesional, independen, serta tidak dijadikan alat kepentingan politik praktis oleh pihak mana pun.

“Kami mendukung keputusan agar Polri tetap berada di bawah kepemimpinan langsung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Hal ini penting untuk menjaga netralitas, memastikan profesionalisme institusi, serta mencegah Polri dijadikan alat kepentingan politik praktis,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Polri harus tetap berdiri sebagai pengayom masyarakat, penegak hukum yang adil, setia kepada konstitusi, serta mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan kelompok atau golongan tertentu.
Posisi Polri saat ini dipandang warga sudah tepat dan cukup netral. Jika di bawah kementerian hal itu justru menjadi pertanyaan, utamanya soal netralitas dan independensi.
Ia berpendapat, jika Polri berada di bawah kementerian, gerak institusi ini dikhawatirkan akan melambat akibat prosedur birokrasi yang kompleks.
tidak perlu lagi di bawah kementerian, kita semua toh tahu kementerian terlalu birokratis, kita butuh Polri yang cepat,” pungkasnya.
Sunarto