Suara Jember News, Cangkring, Jember – Sebagian penduduk Desa Cangkring Jenggawah melaksanakan kegiatan penanaman padi di lahan sawah dengan menggunakan teknik penanaman mundur. Teknik ini merupakan salah satu metode yang digunakan oleh petani untuk meningkatkan hasil panen padi.
Dalam teknik penanaman mundur, bibit padi ditanam terlebih dahulu di lahan persiapan sebelum kemudian dipindahkan ke lahan sawah yang telah dipersiapkan.
Baca Juga :Jokowi Optimistis Upacara HUT Ke-79 RI Digelar Di IKN
Proses penanaman padi dengan teknik mundur dimulai dengan persiapan lahan. Petani Desa Cangkring Jenggawah membersihkan lahan sawah dari gulma dan memperbaiki saluran irigasi agar air dapat mengalir dengan lancar.
Setelah itu, bibit padi yang telah dipersiapkan ditanam di lahan persiapan dengan jarak yang sesuai. Setelah beberapa minggu, bibit padi yang telah tumbuh dan cukup kuat dipindahkan ke lahan sawah dengan hati-hati agar tidak merusak akar dan tanaman.
Baca Juga :KPU Kota Blitar: 33 KPPS Mengundurkan Diri
Keuntungan dari teknik penanaman mundur ini adalah dapat mengoptimalkan penggunaan lahan sawah. Dengan menanam bibit padi terlebih dahulu di lahan persiapan, petani dapat memperoleh bibit yang lebih berkualitas dan meminimalisir risiko gagal panen.
Selain itu, teknik ini juga membantu dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman, karena bibit padi telah tumbuh lebih kuat sebelum dipindahkan ke lahan sawah. Dengan demikian, penanaman padi dengan teknik mundur menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan produksi padi di Desa Cangkring Jenggawah.(Dawa01)

