Suara Jember News, Jatim – Ada tren baru pemudik yang berlebaran di kampung halamnnya di Jombang. Mereka tidak menginap di rumah kelaurga, tapi lebih memilih menginap di hotel selama lebaran 2024 lalu.
Baca Juga : Pakai Pupuk Organik, Petani Jember Berpotensi Panen 6 Ton Tiap Hektare
Tentu dengan berbagai alasan. Salah satunya adalah rumah milik keluarga sudah penuh. Karena ada kerabat lain yang juga menginap di rumah tersebut. Praktis, hal itu menjadi berkah tersendiri bagi hotel yang ada di Kota Santri.
Salah satu hotel yang ketiban berkah Idulfitri itu adalah Green Red Hotel Syariah yang terletak di Jl Sukarno-Hatta Jombang. Dari 35 kamar yang disediakan, semuanya laku. Terutama pada momen lebaran.
Para tamu hotel ini datang dari berbagai daerah. Di antaranya, dari Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Surabaya, Malang, Madiun, serta Jakarta dan daerah lainnya. Mereka order (pesan) kamar melalui online.
Pesanan itu mengalir mulai H-10 lebaran. Mendekati Idulfitri mereka sudah berada di Jombang. Kemudian menginap di hotel tersebut. Namun mereka hanya datang di hotel pada malam hari untuk istirahat. Saat pagi, usai sarapan, mereka meninggalkan hotel bersama keluarganya menuju rumah kerabat.
Selanjutnya, saat malam, mereka balik lagi ke hotel untuk tidur. Mereka menginap bersama keluarga. Demikian dilakukan selama tiga hingga empat hari. “Sehingga selama lebaran, okupansi hotel kami penuh. Naik tajam dibanding hari biasa,” ujar Public relations Green Red Hotel Syariah Jombang, Eka Wing, Kamis (18/4/2024).
Walhasil, hingga H+7 lebaran, okupansi di Green Red Hotel Syariah Jombang masih 80 persen. Sehingga, cuti bersama dan libur Idulfitri 2024 ini berdampak positif bagi hotel yang berada di Jl Sukarno-Hatta Jombang itu.
“Kamar penuh, tapi event sepi. Hanya ada satu, dua, event halal bihalal. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada para tamu yang telah menginap di sini. Juga kepada komunitas yang menyelenggarakan halal bihalal di Green Red Hotel,” ujarnya.
Hal senada disampaikan General Manager Green Red Hotel Syariah Jombang, Riyadi Saputra. Dia menjelaskan bahwa bukan hanya tahun ini saja, tren pemudik menginap di hotel. Pada lebaran 2023, fenomena seperti itu juga terjadi.
Baca Juga : Wisata Pantai di Jember Terus Diserbut Pengunjung, Petugas Terus Beri Himbauan, Apa Itu?
“Seperti tahun lalu, kami sampai kehabisan kamar. Karena jumlah tamu yang menginap sangat banyak. Okupansi hotel tembus 100 persen. Kami tidak hanya menawarkan kamar untuk menginap, tetapi para tamu juga bisa memanfaatkan fasilitas ballroom untuk acara keluarga seperti halal bihalal,” ujar Riyadi.
Sumber Berita : beritajatim.com
Isw02

