Site icon Suara Jember News

Tumbuhkan Pesilat Usia Dini, Tapak Suci Gelar Kejuaraan Terbuka di Jember

Suara Jember News, Jember – Pembinaan olahraga, khususnya pencak silat terus dilakukan di Jember. Terbaru, kejuaraan terbuka digelar oleh perguruan seni bela diri Tapak Suci Jember. Diselenggarakan di akhir pekan lalu, event Buchory Achmad Cup Open Championship itu diikuti ratusan pesilat dari beberapa daerah di Jatim.

Sekretaris Panitia Maghfur El Muhammady mengatakan ada 635 pesilat yang ikut bertanding di event ini. Mulai dari Jember, Banyuwangi, Lumajang, Situbondo hingga Surabaya. Ada beberap kategori kelas pertandingan. Seperti pra-usia dini, usia dini, pra-remaja, remaja dan dewasa.

Baca Juga : Pemkab Jember Realisasi Bonus untuk Para Atlet dan Target 3 Besar di Porprov Depan

“Antusiasme pesilat tinggi. Dari yang awalnya hanya tingkat daerah, jadi terbuka. Pesertanya juga bertambah,” katanya.

Maghfur menambahkan, kejuaraan ini digelar untuk menjaring pesilat terbaik di masing-masing kelas dan kategori. Khususnya dari internal Jember. Sehingga proses pembinaan, terutama dari pesilat usia dini bisa terus bertumbuh.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah (Pimda) Tapak Suci 04 Jember Sukarno menjelaskan, event ini digelar sebagai bagian dari kaderisasi pesilat prestasi. Dia menyebut, kaderisasi pesilat di seni bela diri Tapak Suci berbeda dengan perguruan silat lain. Sebab, prosesnya cukup panjang. Dari TK, SD, SMP, SMA bahkan hingga orang tua.

“Semuanya masih terlibat di kegiatan. Makanya sifatnya unik lintas generasi. Kalau di tingkat TK dan SD, belajar silat ini bisa melatih mental berani dan mandiri. Tetapi di jenjang SMP dan SMA sudah orientasi prestasi. Sedangkan yang sudah tua, bisa untuk menjaga kesehatannya,” jelasnya.

Baca Juga : Membangun Generasi Unggul Di dunia Teknologi Informatika

Pihaknya berharap, event ini bisa melahirkan banyak pesilat berprestasi baik lokal hingga internasional. Apalagi, lanjutnya, Jember juga menjadi pusat keilmuan Tapak Suci. Sebab, sumber keilmuan Tapak Suci juga berasal dari Buchory Achmad, salah satu pendekar besar Tapak Suci.

“Pemilihan nama itu dari Pendekar Besar Buchory Achmad. Salah satu sumber keilmuan Tapak Suci secara nasional yang jurusnya juga menjadi jurus nasional, yakni jurus lembu. Pendekar Buchory Achmad juga memiliki jasa dan kontribusi besar di dunia silat. Baik di IPSI maupun Tapak Suci,” terangnya.

Sumber Berita : radarjember.jawapos.com

Khusnul06

Exit mobile version