Breaking News

SUARA JEMBER NEWS, Jawa Timur- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan menggandeng kader lingkungan yang masih duduk di bangku sekolah untuk bergabung dalam usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Produk-produk mereka akan dipasarkan ke hotel, mal, bahkan industri lain di Surabaya.

Aksi pangeran putri lingkungan yang membersihkan Pantai Kenjeran.

Janji itu diungkapkan di Balai Kota Surabaya, Selasa (28/9). Rata-rata, pangeran putri lingkungan masih duduk di bangku SD dan SMP.

”Mereka ada yang mendidik warga di kampung untuk tanam tanaman. Ada yang bikin minuman, obat. Itu kreasi anak-anak paling tidak ini jadi gambaran kalau anak cinta lingkungan. Kita yang dewasa harusnya bisa,” kata Eri di Balai Kota Surabaya.

Ke depannya, mantan pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) itu meminta Pangeran Putri Lingkungan untuk segera bergerak di semua kampung di Surabaya. Mereka diharapkan mampu menjadi motor bagi masyarakat untuk lebih cinta lingkungan.

”Saya minta presiden tunas hijau (LSM penyelenggara) agar anak-anak ini bergerak di semua kampung. Mereka jadi leader,” ujar Eri.

Eri memastikan mereka akan didampingi dinas terkait. Misalnya, bekerja bersama DKRTH untuk membuat sesuatu sesuai passion mereka.

”Supaya sustainable, ini kalau ada maka yang bersihin pantai, diagendakan sama DKRTH. Dua  minggu sekali. Yang mimpin anak-anak,” tutur Eri.

Untuk pangeran putri lingkungan yang membuat produk lain, juga akan difasilitasi. Misalnya, membuat sabun di perkampungan maka akan digerakkan bersama Pemkot Surabaya.

”Rezeki bisa masuk UMKM. Kita cari. Kandungan sabun harus tahu kandungannya apa. Kalau ternyata kandungannya sama kayak hotel, ya bisa kita masuk di hotel,” jelas Eri.

Bahkan, produk itu akan dimasukkan di aplikasi e-commerce milik Pemkot Surabaya, yakni E-Peken.

”Kalau bisa, ya dilakukan. Kalau bisa ya dipenuhi. Jangan sampai bikin produk nggak sesuai standar. Akhirnya nggak produksi. Harus sesuai standar. Jadi bisa suplai UMKM,” terang Eri. (Laiy)

 

 

Sumber: JawaPos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »