Suara Jember News, Jember – Rembangan tak hanya memiliki wisata alam saja, namun Rembangan juga memiliki ciri khas berupa peternakan sapi perah. Peternakan yang dikelola Dinas Peternakan Kabupaten Jember ini memiliki produk susu yang semakin diminati masyarakat hingga wisatawan.
Pengelola Peternakan Sapi Rembangan, Mochammad Hafid mengatakan bahwa Daily Farm Rembangan sudah kembali diminati para pengunjung usai sebelumnya sempat sepi sebelum dan semenjak pandemi Covid-19.
Baca Juga : Kunjungan Wakil Bupati Jember Dalam Minilokakarya Kecamatan Jenggawah
“Dari awal tahun 2021 alhamdulillah sudah mulai meningkat, sebelumnya hanya bisa menghasilkan 50 liter setiap harinya. Pengunjung juga bisa sampai 100 orang di akhir pekan,” ujarnya kepada RRI Jumat(1/3/2024).
Hafid mengatakan saat ini ada 10 ekor sapi yang yang masuk dalam periode laktasi dari total 55 ekor dengan total produksi sekitar 110 liter dalam setiap harinya.
Selain peningkatan jumlah produksi, Ia mengaku kualitas susu serta tingkat kedatangan pengunjung juga turut mengalami peningkatan.
“Kemarin waktu pandemi ini hanya ada 16 ekor sapi disini. Sekarang juga pengunjung banyak yang kesini, kualitas susunya juga semakin bagus. Kalau pembeli sekarang juga banyak yang dari luar kota,” imbuhnya.
Baca Juga : Pendistribusian Bantuan Logistik Terhadap Korban Angin Kencang
Tak hanya menjual produk susu, Daily Farm Rembangan juga menyediakan Wisata Edukasi yang didalamnya ada wisata berkuda dan wisata menyusui anakan sapi.
Rembangan ini menjadi kawasan sentra sapi perah dengan kualitas susu terbaik se-Jember. Kawasan ini dinilai sangat baik untuk pengembangan peternakan sapi perah karena temperatur dan juga ketersediaan bahan pangan untuk sapi yang melimpah.
Sumber : rri.co.id

