Suara Jember News, Jenggawah, Jember – Balai Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, Jember, memiliki arsitektur yang mirip dengan Istana Negara.
Bangunan tersebut menjadi pusat perhatian masyarakat setempat dan bahkan menarik pengunjung dari daerah lain untuk berfoto-foto. Balai desa ini terletak di Jalan Kemuningsari, Dusun Tegal Kalong, Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah.
Baca Juga : Kadispora Jember Hadiri Undangan Musyda Ikatan Pelajar Muhammadiyah Ke XXIII
Balai desa ini diresmikan pada tahun 2018 setelah pembangunan selama 4 tahun dengan biaya sekitar Rp 1,8 miliar dari dana pemerintah desa. Lokasinya dapat dicapai sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota. Di sekitar Balai Desa Kemuningsari Kidul, terdapat berbagai warung kaki lima yang menjual makanan, minuman, dan pakaian.
Dari kejauhan, gedung balai desa ini terlihat mencolok dengan infrastruktur serba putih dan lambang burung garuda di atasnya. Meskipun terlihat modern, suasana di balai desa sangat sejuk karena masih dikelilingi oleh areal persawahan dengan pemandangan pegunungan.
Kepala Desa Kemuningsari Kidul, Dewi Kholifah, tidak memiliki banyak komentar tentang gaya arsitektur balai desa yang mirip dengan istana kepresidenan. “Karena bukan kepemimpinan saya. Saya di sini (menjabat) sudah ada bangunan ini,” terangnya.
Dewi baru menjabat sebagai kepala desa sejak Oktober 2019. Aktivitas di balai desa kini tidak hanya melibatkan kegiatan pemerintah desa saja, karena halaman yang luas di depannya dimanfaatkan untuk kegiatan sosial masyarakat. Misalnya, ada lapangan bola voli.
“Pada sore hari biasanya ada yang bermain bola voli di lapangan. Sering digunakan juga untuk latihan oleh anak-anak sekolah, karena di sekitar sini terdapat SD dan SMP,” tambahnya.
Baca Juga : Pendidikan Mewarnai Masa Depan Cerah di Desa Cangkring Jenggawah
Arsitektur yang unik tentu menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang. Masyarakat sekitar juga memanfaatkan peluang tersebut untuk mencari rezeki.
“Tentu saja UMKM di depan balai desa juga mendapat manfaat. Dengan banyaknya pengunjung, para penjual dapat meningkatkan pendapatan mereka,” ungkap Dewi. (frs)
