Suara Jember News, Nasional – Penundaan lanjutan Kompetisi Liga 1 2023-2024 mengindikasikan terjadinya tarik-menarik kepentingan antara Timnas Nasional dan klub-klub peserta.
Hal ini disampaikan pemerhati sepak bola Indonesia, Mohamad Kusnaeni, pada perbincangan dengan RRI Pro 3, Kamis (4/4/2024).
Baca Juga : Jelang Lebaran, Ribuan Botol Miras dan Narkoba Dimusnahkan Polres Jember
“Di setiap masa konflik semacam itu biasa terjadi,” ujarnya. Menurut Bung Kus, panggilannya, klub-klub membutuhkan pemain-pemain terbaiknya untuk memenangkan kompetisi.
Sebaliknya, PSSI sangat berekspektasi untuk masuk tiga besar Piala Asia U-23 sekaligus meraih tiket Olimpiade 2024 di Paris. “Karena itu, PSSI menginginkan seluruh pemain terbaik Indonesia bergabung di Timnas untuk mencapai tujuan tersebut,” ujarnya.
Baca Juga : Pemkab Jember Kembali Serahkan Pupuk Organik Si Jempol Kepada Petani
Namun, Kusnaeni menyayangkan keputusan PSSI yang terkesan lambat untuk menunda kompetisi. Seperti diketahui, pengumuman penundaan Liga 1 dikeluarkan hanya beberapa hari sebelum laga pekan ke-31 bergulir.
Sehingga, klub-klub yang sudah siap untuk bertanding jelas merasa kecewa. “Persiapan tim untuk sebuah laga jelas tidak mudah dan membutuhkan biaya besar,” ucapnya.
Sumber : rri.co.id

2 thoughts on “Penundaan Liga Indikasi Tarik-Menarik Kepentingan Timnas dan Klub”