Breaking News

Suara Jember News : Sebagai akhir dari rangkaian kegiatan FGD yang dilaksanakan oleh Konsorsium Penelitian CiCoFest Coffee 2025 adalah kunjungan lapang dan diskusi rencana kolaborasi dengan Pusat Penelitian Kopi Kakao (Puslitkoka) di Coffee and Cocoa Science Technopark (CCSTP) Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji Jember.

Baca Juga :Naskah Kebijakan Terpadu Pemberdayaan Petani Kopi Hutan melalui SLA, SLCA dan LCC

Tim CiCoFest diterima dengan hangat di Puslitkoka oleh Dr. Indah Anita Sari (Kabag Penelitian), Djoko Soemarno, S.P, M.P (Staf Peneliti Pengembangan, Bidang Pendampingan Masyarakat dan Tenaga Ahli Indikasi Geografis Kemenkumham RI), Ir. Yusianto (Peneliti dan Sensory Analyst), Diany Faila Sophia Hartatri, SP., MSc (Staf Peneliti Sosek), Fitria Yuliasmara S.P, M.Si (Staf Peneliti Agroforestri) dan Novi Pranata S.P, M.P (staf peneliti agronomi).

Melalui perkenalan dari seluruh tim CiCoFest dan peneliti Puslitkoka dilanjutkan diskusi yang cukup gayeng mengenai pelibatan Puslitkoka dalam membangun pertanian kopi di setiap lokasi sub tim CiCoFest. Diskusi menyepakati untuk melanjutkan pengembangan konsorsium dan indicator keberlanjutan pertanian kopi Indonesia berbasis Ketahanan Iklim dan Komunitas. Tantangan perubahan iklim dan kelembagaan pertanian kopi berbasis pengelolaan agroforestri menjadi isu bersama yang perlu dikelola agar kopi Indonesia berbasis indikasi geografis menjadi kekuatan dan nilai tambah Kopi Nusantara. Penerapan indikator keberlanjutan melalui Metode Sustainability Livelihood Approach (SLA) dan meningkatkan potensi kopi rakyat berbasis agroforestri sebagai solusi produktivitas kopi dalam cengkraman perubahan iklim akan dikaji bersama antara Tim CiCoFest Coffee dan Puslitkoka.

Baca Juga : Bimbingan Teknis SLA, SLCA dan LCC Pada Acara CICCOFEST Coffee

Tim Peneliti.Unej
Subtim Unej yang dikawal oleh Dr. Elida Novita, Dr, Bambang Herry Purnomo serta Ekatiyas Anggraini, S.TP, M.T dari Fakultas Teknologi Pertanian UNEJ dan Hendra Andiananta Pradana, S.TP, M.Si dari Politeknik Negeri Banyuwangi berharap hasil diskusi dan kunjungan lapang ini dapat diteruskan bersama sama dengan Dr. Indah Anita Sari dan Djoko Soemarno, S.P, M.P dari Puslitkoka untuk membangun Kopi Jember serta menggeliatkan ekonomi kopi rakyat secara berkelanjutan.

Baca Juga : Forum Group Discussion CICOFEST Coffee Di FTP Universitas Jember

Geliat café dan roastery serta “Kopi Jember” yang pernah dilaunching oleh mantan Bupati Hendy Siswanto tahun 2022 perlu diteruskan di era Bupati saat ini Gus Fawait secara berkelanjutan sehingga Kopi Jember berindikasi geografis dikenal terlebih lagi Puslitkokanya berada di Kabupaten Jember.

Sunber : ekatyasanggraeni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »