Suara Jember News, Jatim – Pemerintah Banyuwangi bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Banyuwangi mengoptimalkan operasi pasar (OP) di semua wilayah. Selama OP berlangsung, sebanyak 10 Ton beras medium digelontorkan setiap hari. Operasi pasar digelar untuk menekan harga beras yang mahal di pasaran sekaligus menstabilkan pasokan harga pangan (SPHP).
Hari ini, Pemkab Banyuwangi dan Bulog menggelar OP di dua lokasi. Pertama di depan Gedung Juang 45, Kecamatan Kota, dan Pasar Sempu, Kecamatan Sempu.
Baca Juga : Pembagian Sertifikat Tanah Desa Jatimulyo
OP di Banyuwangi Kota, Terdapat 3,5 Ton beras, 4 kwintal gula pasir, 200 liter minyak goreng, dan 40 kilogram tepung terigu. Harga setiap barang yang tersedia dijual di bawah harga pasar.
Beras misalnya, harganya Rp 51 ribu untuk 5 kilogram. Sementara di pasaran, harga beras dengan kualitas yang sama menyentuh angka Rp 12 ribu per kilogram.
Sedangkan, minyak goreng seharga Rp 14 ribu per kg, gula pasir Rp 15 ribu per kg, dan tepung terigu Rp 10 ribu per kg.
“Ini merupakan inisiasi dan kolaborasi antara Bulog dan Pemkab Banyuwangi, menghadapi naiknya harga beras di pasaran. Semoga membantu warga untuk bisa membeli beras dengan harga yang terjangkau,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat meninjau pelaksanaan operasi pasar di Pasar Banyuwangi.
Saat operasi pasar ini, setiap warga dibatasi membeli beras maksimal 2 kemasan atau 10 kg. Pembelian harus dibatasi untuk mengantisipasi penimbunan dan dijual kembali dengan harga yang lebih mahal.
Ratusan warga terlihat antusias membeli beras dan bahan pokok lain. Selisih harga yang relatif tinggi membuat mereka rela mengantre untuk ikut dalam operasi pasar.
“Ya, yang penting itu beras ini mas. Kalau di sini satu sak ukuran 5 kilogram itu harganya Rp 51 ribu. Kalau di pasar kan harganya itu sekarang sampai Rp 18 ribu per kilogram. Kalau, minyak dan gula hampir sama hanya terpaut Rp 1000 dibanding di pasar,” ungkap Siti Rahayu.
Baca Juga : Mencari Pendidikan Menengah Terbaik? Ini Dia SMP di Desa Jatisari, Jenggawah, Jember!
Sementara itu Pimpinan Kantor Bulog Cabang Banyuwangi, Harisun, menjelaskan, selain 10 ton beras yang digelontor setiap hari untuk operasi pasar, Bulog juga menyuplai beras ke pasar-pasar tradisional.
“Jika ditotal, per hari disalurkan sekitar 20 hingga 30 ton beras. Jadi jika ditotal sejak Januari hingga sekarang, totalnya sudah 1.100 ton,” tambahnya.
Sumber Berita : beritajatim.com
Iswahyudi02
