Breaking News

Suara Jember News, Jatim – Puluhan bibit pohon mangga ditanam untuk menghijaukan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Kabupaten Gresik, yang merupakan kandang klub sepak bola Gresik United. Penanaman bibit pohon mangga itu merupakan rangkaian dari sponsor utama kompetisi Liga 2 PT Pegadaian bersama operator kompetisi PT Liga Baru Indonesia (LIB).

Selain menggandeng klub liga 2, penanaman pohon itu juga melibatkan suporter, masyarakat serta stake holder yang lain. Dengan mengusung tema ‘Behind Football’ kegiatan sosial tersebut, kedepannya bisa memberikan manfaat di sekitar stadion dan masyarakat.

Baca Juga : Lurah Karangrejo Menghadiri Undangan Acara Serah Terima Jabatan Kepala UPTD SMPN 9 Jember

Perwakilan PT Pegadaian Edi Sarwono menuturkan, tujuan penghijauan ini supaya ke depan di sekitar stadion lebih asri dan rindang.

“Aksi penghijauan ini bukan semata-mata mencari pemenang dalam kompetisi liga 2. Tapi ada ada manfaatnya langsung terhadap masyarakat,” tuturnya, Sabtu (13/1/2023).

Ia menambahkan, kegiatan ini juga dilakukan di sejumlah daerah yang memiliki klub 2. Seperti di Medan, Padang serta Jogyakarta ditanami sejumlah pohon.

“Targetnya sesuai kebutuhan, sebanyak mungkin untuk menghijaukan di sekitar stadion yang menjadi home based klub liga 2,” imbuhnya.

Sementara, Chief Of Busnies PT LIB Budiman Dalimunthe mengatakan, aksi kegiatan ini juga untuk mengedukasi suporter di luar pertandingan. Melalui aksi kecil ini suporter tidak hanya bagian dari klub. Tapi juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Selama ini aksi suporter dianggap sangar sangat mendukung klubnya. Namun, dibalik itu semua mereka bisa disentuh melalui aksi positif dengan melakukan penghijauan,” katanya.

Baca Juga : Unmuh Jember Kolaborasi dengan Kementerian PUPR Bangun Rusunawa Mahasiswa, Target Selesai Tahun Ini

Dia juga menjelaskan dengan tagline ‘Behind Football’ tujuannya untuk mengedukasi bahwa sepak bola diatur oleh ‘Law of The Games’ baik itu dari FIFA maupun operator kompetisi baik itu Liga 1 maupun Liga 2.

“Di Indonesia filosofi sepak bola mempersatukan semua elemen. Jadi sudah saatnya transformasi serta edukasi menyentuh tidak hanya di tingkat klub. Tapi juga suporter dan lain-lain,” pungkasnya.

Sumber Berita : beritajetim.com
Iswahyudi02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »