Suara Jember News, Jember – Tim Nasional (Timnas) pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN) merespon teror dugaan pengancaman penembakan terhadap Anies, yang viral di media sosial, belum lama ini.
Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem, Charles Meikyansah, menyebut bahwa Timnas AMIN tidak pernah melaporkan dugaan pengancaman penembakan terhadap Anies itu lantaran kabar tersebut dianggap sudah ramai dan viral di media sosial.
“Kalau laporan yang sifatnya resmi, tidak ada. Karena ini bukan delik aduan, tapi sudah termaktub di media sosial dan direspon cepat oleh polisi, jadi kami tidak melakukan laporan apapun, kami percayakan ke kepolisian,” katanya, dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Sabtu petang (13/1).
Baca Juga : Erupsi Gunung Marapi Diiringi Hujan Abu Vulkanik di Sumbar
Charles juga merasa masih tidak habis pikir dengan upaya terduga pelaku yang hendak melakukan pengancaman tersebut. “Kita tidak tau motifnya ini serius atau iseng, atau hanya pengen viral dan lain-lain, namun yang pasti bijak dalam bermedia sosial itu penting untuk dilakukan,” sergahnya.
Sementara mengenai kabar lokasi penangkapan pelaku itu disebut-sebut di Kecamatan Ambulu Jember, anggota DPR RI Dapil Jember – Lumajang ini mengaku tak tahu-menahu. “Kami kurang tau pasti terduga pelakunya, kami serahkan itu ke kepolisian, yang jelas, kalau tadi disampaikan ditangkap di Ambulu, kita berharap siapapun dia, tetap diproses hukum yang jelas, transparan, dan dapat diketahui publik,” paparnya.
Usai kejadian teror penembakan itu, Charles memastikan Timnas AMIN tak akan merubah protap pengamanan untuk agenda-agenda Anies berikutnya. “Menurut saya protap pengamanan itu sudah diberikan oleh negara kepada capres dan cawapres. Kita sangat menghormati dan memberikan kepercayaan penuh kepada kepolisian untuk melakukan protap pengamanan kepada capres-cawapres,” imbuhnya.
Baca Juga :Asyiknya ‘Nyore’ Habiskan Libur Akhir Pekan di Alun-Alun Surabaya
Charles juga menilai, pergantian presiden di Pilpres 2024 ini sebagai sarana demokrasi. Sehingga menurutnya, sudah sepatutnya setiap orang mengupayakan rasa aman tanpa ada ketakutan, dari tingkat bawah sampai atas, dan bisa menentukan hak politik yang sama.
“Bagaimanapun juga capres baik 01, 02, 03, ini adalah aset penting bangsa, karena salah satu dari ketiga pasangan ini yang akan memimpin Indonesia, jadi semua punya kemungkinan kalah/menang. Dan kami sangat mengapresiasi upaya kepolisian mengatasi kasus ini berjalan cepat dan baik,” pungkas Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Lumajang ini.
Sebelumnya dikabarkan, Tim Gabungan dari Bareskrim Polri dan Polda Jatim menangkap pria berinisial AWK, usia 23 tahun, atas dugaan pengancaman penembakan terhadap calon presiden 01, Anies Baswedan, melalui aku sosial media TikTok, belum lama ini.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho membeberkan, pelaku AWK memang ditangkap oleh anggota tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Jatim, pada Sabtu (13/1) sekitar pukul 09.30 waktu setempat.
“Berdasarkan informasi dari masyarakat dan kerjasama Siber Bareskrim Polri dan Dikdit Siber Polda Jatim, Alhamdulillah membuahkan hasil dan saat ini pelakunya telah tertangkap, inisial AWK, usia 23 tahun, di daerah Pasuruan Jawa Timur,” kata Sandi, dalam keterangan persnya kepada media, Sabtu siang (13/1).
Baca Juga : Integrasi Holding Ultra Mikro BRI Group Koneksikan Jutaan Masyarakat Akses Layanan Perbankan
Dalam kesempatan yang sama, Bareskrim Polri dalam keterangan persnya juga menyebut pelaku ditangkap di Jember. “TKP di Pasuruan, lebih tepatnya di Jember,” imbuh Sandi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, disebutnya bahwa terduga pelaku yang memiliki akun bernama @calonistri71600 memang mengakui telah melakukan pengancaman penembakan kepada Anies.
Sementara itu, Kapolsek Ambulu Jember AKP Suhartanto mengungkapkan, pihaknya memang mendengar kabar penangkapan Bareskrim Polri dan Polda Jatim atas AWK tersebut. Namun, untuk kepastian lokasi ataupun alamatnya, Tanto mengaku belum memperoleh informasi detail.
“Kalau diinformasikan asal Ambulu Jember, dicari informasi keberadaannya, seluruh RW menyatakan tidak ada yang tau, tidak kenal. Jadi masih belum jelas, penangkapannya belum diketahui (apakah Pasuruan atau Ambulu),” bebernya, saat dikonfirmasi Sabtu
Sumber Berita : radarjember
dawa01

One thought on “Buntut Dugaan Warga Jember Teror Penembakan ke Anies, Timnas AMIN Sebut Tak Akan Ubah Protap”