Breaking News

Suara Jember News, Jember – Hingga saat ini, Polio masih menjadi perhatian Pemerintah Indonesia. Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mulai menggelar Sub Pekan Imunisasi Nasional Polio 2024 atau Sub PIN Polio 2024 secara serentak mulai 15 Januari kemarin. Perlu diketahui, PIN Polio merupakan imunisasi polio tetes untuk mencegah kejadian luar biasa (KLB) polio di beberapa wilayah di Indonesia. Termasuk di Jember.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebutkan, kegiatan PIN Polio tahap 1 itu akan dilaksanakan selama seminggu, serta diberikan kepada anak usia 0–7 tahun. Bahkan, kegiatan tersebut bakal menyisir sekolah-sekolah hingga ke tingkat RT agar mencapai target yang telah ditentukan. “Pemkab Jember sudah siap menyukseskan. Kita sudah lakukan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak,” ungkapnya.

Baca Juga : Camat Jenggawah Serbu Rumah Warga! Gak Bahaya Ta

Untuk itu, semua pihak harus ikut menyukseskan PIN Polio yang dilakukan dua putaran. Pertama, dimulai pada 15 Januari, sedangkan putaran kedua akan berlangsung mulai 19 Februari. Demi Jember terbebas dari Polio. Menurut bupati, Jember harus tetap berhati-hati dengan kasus polio. Sebab, kasus lumpuh layu akut yang diakibatkan virus polio tipe dua itu sudah dilaporkan terjadi di dua provinsi. Jateng dan Jatim.

Di hari pertama kegiatan Sub PIN Polio, Pemkab Jember membuktikan keseriusannya dalam mencegah kasus tersebut dengan melakukan pencanangan Sub PIN Polio di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru. Bersama dengan Penggerak PKK, warga diberi pemahaman serta pencegahan terkait kasus lumpuh layu akut yang diakibatkan virus polio tipe dua.

Baca Juga : Camat Jenggawah Pagi-Pagi sudah Di Sawah

Pada kesempatan itu, Bupati Hendy menyebutkan, anak usia 0 sampai 7 tahun akan diimunisasi. Tanpa memandang status imunisasi yang pernah dilakukan sebelumnya. “Artinya, meski status imunisasi sudah lengkap, anak tetap harus mengikuti program Sub PIN Polio. Jangan sampai tidak,” jelasnya kepada warga Desa Yosorati.

Sehingga, dengan adanya penyulaman imunisasi itu, anak-anak, baik yang pernah ataupun yang belum imunisasi polio, disarankan untuk hadir ke tempat-tempat yang sudah disiapkan di desa dan posyandu masing-masing. “Pemkab Jember menargetkan keberhasilan pemberian vaksin polio sebesar 100 persen. Untuk itu, harus ada peran dari seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Sumber berita : radarjember.jawapos.com

yaya05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »