Jember,Suara Jember News– SMAN Balung berkomitmen memberikan pelayanan
pendidikan yang transparan, akuntabel, dan ramah peserta didik serta orang tua. Sekolah menegaskan bahwa di lingkungan SMAN Balung tidak ada pungutan liar dalam bentuk apapun, tidak ada penahanan ijazah bagi lulusan, dan pengambilan ijazah dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Kebijakan ini merupakan wujud nyata komitmen SMAN Balung dalam mendukung terciptanya layanan pendidikan yang bersih, jujur, dan berpihak pada siswa. Pihak sekolah mengimbau kepada seluruh warga sekolah dan masyarakat agar bersama-sama menjaga integritas serta melaporkan jika ada indikasi pelanggaran di lapangan.
Kepala SMAN Balung, Yuswita Sari, S.Pd., M.P, menyampaikan:
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta didik dan orang tua merasa tenang. Ijazah adalah hak siswa, sehingga tidak boleh ditahan ataupun dipungut biaya saat pengambilannya. SMAN Balung siap memberikan layanan terbaik sesuai aturan yang berlaku.”
Salah satu wali murid juga memberikan tanggapan positif. Ibu Indarsih menuturkan:
“Sebagai orang tua, kami merasa lega dan terbantu dengan adanya kebijakan ini. Anak-anak kami bisa segera melanjutkan kuliah atau bekerja tanpa hambatan.”
Hal senada juga diungkapkan oleh warga sekitar sekolah, Sugiono. Ia mengatakan:
“Saya mendukung langkah SMAN Balung. Sekolah harus terbuka dan bersih dari pungutan liar. Dengan begini, masyarakat pun makin percaya dengan sekolah.”
Dengan demikian, seluruh lulusan SMAN Balung dapat dengan mudah mengambil ijazah mereka tanpa hambatan, sehingga bisa segera melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja.
(Sunarto)
