Breaking News

Suara Jember News, Jember – Sudah menjadi rahasia umum bahwa Jember menjadi daerah yang cukup banyak menyumbang pekerja migran Indonesia (PMI) di Jatim. Bahkan keberadaan pekerja migran asal Jember tidak sedikit yang berstatus ilegal.

Di Malaysia saja, sesuai data Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember, pekerja migran asal Jember tercatat kurang lebih ada 30 ribu orang. Dari jumlah tersebut mayoritas berstatus ilegal atau pemberangkatannya tidak resmi. “Jumlah itu hanya 30 persen saja yang tercatat sebagai PMI legal,” jelas Kepala Disnaker Jember Suprihandoko.

Baca Juga : Penyerahan Sertifikat PTSL Desa Jatimulyo

Dengan demikian, banyak PMI asal Jember yang memiliki persoalan saat mereka bekerja di negeri orang. Salah satu persoalan yang sering muncul yakni dipulangkan secara paksa serta dideportasi. Sehingga membuat warga Jember yang mengadu nasib di negara tetangga menjadi luntang-lantung.

Akhir-akhir ini, Suprihandoko mengungkapkan Disnaker Jember sudah banyak memfasilitasi PMI ilegal asal Jember untuk pulang dengan berbagai kondisi. Baik dalam kondisi sehat, dipulangkan oleh juragan, serta ada juga yang kondisinya tak bernyawa. “Sudah ada ratusan, jika dirata-rata mungkin sehari itu ada dua sampai tiga orang,” terangnya.

Jumlah tersebut belum di negara-negara lain. Seperti Kamboja maupun negara tetangga lainnya. Hal itu membuat pihaknya sangat prihatin dengan banyaknya PMI ilegal asal Jember. Bagaimana tidak, menjadi PMI ilegal sangat berisiko terhadap keselamatan dan kesejahteraan.

Baca Juga : KPU Jember Libatkan Disabilitas Simulasi Pemungutan Suara

Hal itu yang perlu disadari oleh warga Jember. Terutama kepada calon PMI agar berangkat lewat jalur resmi. Dengan demikian, Suprihandoko meminta agar warga Jember yang berminat menjadi PMI agar tak mudah percaya orang yang tiba-tiba menawarkan. Apalagi persyaratannya sangat mudah.

Pihak-pihak yang menawarkan sebagai PMI dengan jalur yang tidak resmi biasanya pemberangkatannya menggunakan visa kunjungan. Berbeda dengan pemberangkatan yang resmi. Calon PMI bakal diberikan pelatihan terlebih dahulu sehingga skill mereka siap untuk bekerja.

Sumber Berita : radarjember.id
Iswahyudi02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »