Jember,SJNews – Sebagai upaya mengurangi kerawanan pangan, kemiskinan, gizi buruk, dan pengendalian inflasi, pemerintah pusat menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah dalam bentuk bantuan pangan untuk masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Jember.
Bantuan Sosial (Bansos) beras adalah program pemerintah yang menyalurkan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bansos beras diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat terutama di bidang pangan serta mengantisipasi kenaikan harga beras.

Bansos beras tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo untuk menjaga stabilitas pangan dan menekan angka inflasi di Indonesia.
Selain itu, bansos ini mengantisipasi krisis pangan di akhir tahun hingga awal tahun 2024.
Sebanyak 1023 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Wirowongso kecamatan Ajung Kab Jember, menerima bantuan beras sebesar 10 Kg per KPM. Kegiatan Penyaluran bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat tersebut dilaksanakan pada Jumat (22/03/2024) di Pendopo Balai Desa Wirowongso.
Bansos beras ini merupakan bantuan sosial beras cadangan pangan pemerintah dari Badan Pangan Nasional melalui perum BULOG. Penerimanya adalah penerima PKH Plus (Program Keluarga Harapan) dan penerima sembako atau BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Masing-masing KPM menerima 10 kg beras.
Kepala Kepala Desa Wirowongso Kec Ajung Jember Bapak Adi Purnomo menyampaikan, bantuan pangan cadangan beras pemerintah diberikan untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Ia berharap masyarakat memanfaatkan dengan baik bantuan pangan cadangan beras pemerintah.. Warga sangat senang adanya penyaluran ini, saat harga beras melambung tinggi,
Harapan dengan ada bantuan ini bisa membantu masyarakat, yang saat ini menjalankan ibadah puasa, pungkasnya.
Pembagian bantuan beras berjalan dengan lancar dan tertib, karena kesigapan para petugas dalam mengatur distibusi bantuan beras kepada masyarakat.
(Sunarto)
