Breaking News

Suara Jember News, Nasional – PSIS Semarang akan menjalani laga kandang Liga 1 2023/2024 dengan melawan Dewa United pada Jumat (23/2). Pada laga ini, PSIS Semarang tak bisa menggunakan Stadion Jatidiri karena akan direnovasi oleh Kementerian PUPR.

Panpel PSIS Semarang pun telah mencari kandang baru untuk sisa laga Liga 1 musim ini. Sehingga, mereka telah melaksanakan re-risk assessment untuk Stadion Moch Soebroto, Magelang pada Selasa (20/2). Re-risk assessment dibutuhkan untuk melihat kelayakan terkini Stadion Moch Soebroto.

Baca Juga : KRI Panah-626 Sukses Latihan VBSS dalam Meningkatkan Kesiapan Satkat Koarmada III

Re-risk assessment dilakukan bersama pihak kepolisian dari Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Jawa Tengah, dan Pengelola Stadion Moch Soebroto. Beberapa aspek penilaian meliputi kelayakan, kelengkapan, pelayanan kesehatan, data kegiatan kompetisi, analisis risiko keamanan stadion, dan lain lain.

Dari re-risk assessment, hasilnya Stadion Moch Soebroto mendapat nilai 67,24 persen atau kategori cukup untuk dapat menggelar pertandingan ada penonton dengan kapasitas tertentu.

Ketua Panpel PSIS Semarang Agung Buwono mengaku bersyukur sudah mendapatkan kandang Mahesa Jenar. “Saat ini kami masih menunggu rekom dari Polres Magelang Kota untuk pertandingan besok terkait izin dan kapasitas penonton menghadapi Dewa United besok Jumat,” ujarnya, Rabu (21/2).

Baca Juga : Umur Tidak Membatasi Aktivitas Lansia

Sementara itu, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukaei mengatakan persiapan yang cukup mepet tidak menyurutkan semangat semua pihak yang terlibat untuk maksimal dalam mempersiapkan Stadion Moch Soebroto.

“Walaupun persiapan mepet, manajemen beserta panpel jungkir balik menyiapkan Moch Soebroto. Alhamdulillah berkat soliditas dan kerja keras serta bantuan Asprov PSSI Jateng hasilnya cukup memuaskan,” katanya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat seperti Wali Kota Magelang, jajaran Pemkot Magelang, Disporapar Kota Magelang, Asprov PSSI Jateng serta Panpel PSIS.

“Kami berterimakasih, telah melaksanakan re-risk assesment dan kami diperbolehkan menggunakan Stadion Moh Soebroto,” ungkapnya.

Sumber Berita : jateng.jpnn.com

yaya05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »