Breaking News

Suara Jember News, Jember – Tim relawan BPBD Jember diterjunkan di jalur rawan bencana ruas jalan Gumitir. Yakni ruas jalan berkelok di punggung bukit gumitir yang menghubungkan antar Jember-Banyuwangi. Ruas ini selalu menjadi perhatian khusus jelang lebaran lantaran rawan pohon tumbang dan tanah longsor yang mengakibatkan kemacetan parah akibat menumpuknya kendaraan para pemudik.

 

Meskipun masih sepekan jelang arus mudik lebaran 2024, dengan dilengkapi peralatan serta logistik dari BPBD Jember para relawan telah melakukan beragam aksi antisipasi bencana hidrometeorologi di ruas jalan Gumitir.

Baca Juga : Melihat Geliat Pandai Besi Tradisional di Jember, Eksis Puluhan Tahun, Jualnya Sesuka Hati

Para relawan yang terjun di bawah koordinasi BPBD Jember juga mulai melakukan langkah-langkah preventif seperti melakukan pemotongan ranting pohon yang potensi tumbang di sepanjang ruas jalan, membersihkan dan memperbaiki rambu-rambu lalu lintas, kemudian rutin melakukan patroli berkala di titik-titik rawan bencana seperti tanah longsor dan pohon tumbang.

 

Ketua Relawan siaga jalur Gumitir, Muhamad Nurhadi mengatakan dalam kondisi cuaca hujan seperti saat ini jalur gumitir akan rawan pohon tumbang dan tanah longsor. Oleh karenanya untuk mengantisipasi dampak dari kejadian tersebut ia dan rekan relawannya akan berjaga dengan mode siaga.

 

Dimana selain membagi personil ke dalam sejumlah tugas taktis. Ia juga mengaku menyiagakan timnya di pos kemudian melakukan patrol setiap 2 jam sekali.

 

“Selain di pos ini, kami memantau setiap 2 jam sekali. Ada kemungkinan pohon tumbang atau tanah longsor, terutama saat hujan. Dengan personel terbatas, kami harus membagi tugas dengan baik karena ada banyak titik rawan yang harus dijaga 24 jam,” ungkapnya, Sabtu (30/3/2024).

 

Nurhadi menambahkan, dalam situasi di mana setiap detik berharga, kesiagaan relawan Gunung Gumitir menjadi tulang punggung dalam menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas di jalur tersebut. Oleh karenanya meski dengan tim yang ada ia mengaku akan berupaya memaksimalkan fungsinya.

Baca Juga : Jelajah Masjid di Semboro Jember, Bentuknya Kubus dan Tiada Kubah

Sementara itu, Widodo Julianto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para relawan BPBD atas kesiapan dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi.

 

“Baik dari BPBD maupun teman-teman relawan, kami telah mempersiapkan segala kemungkinan yang bisa terjadi. Kami sangat berterima kasih atas ketersediaan relawan yang siap standby 24 jam di titik Gumitir ini,” ujarnya penuh penghargaan.

Sumber : rri.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »