Suara Jember News/Malang : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa meninjau Pasar Murah yang digelar di halaman Kantor Bakorwil Malang, Sabtu (11/11/2023). Pasar Murah itu menjual beberapa bahan pokok di bawah harga pasaran.
Secara khusus, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa pelaksanaan pasar murah di Kota Malang itu merupakan titik ke-46. Pasar murah digelar untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menyediakan bahan pokok terjangkau bagi masyarakat.
“Pasar murah ini sudah kami mulai sejak 1 September lalu, ini merupakan upaya kami untuk mendekati harga keterjangkauan bagi masyarakat,” tegasnya.
Khofifah mengungkapkan, produksi padi dan beras di Jawa Timur dipastikan surplus. Dikatakannya bahwa sejak September 2022 hingga September 2023, Jatim surplus beras sekitar 9,23 persen. Namun, memang harga saat masuk penggilingan sudah melebihi Harga Pokok Pemerintah (HPP). Sehingga menyebabkan harga produksinya juga tinggi.
“Seminggu lalu saya ke Tuban, saya lihat di sana Gabah Kering Panen (GKP) sudah lebih tinggi dari HPP. Maka masuk penggilingan pasti akan naik. Bahkan disana mencapai harga Rp. 7.700/Kg,” ucapnya.
Dalam rili resmi yang dikeluarkan, Khofifah memastikan harga edar beras medium di Jatim merupakan yang termurah di Pulau Jawa. Saat ini HET beras medium di Jatim adalah Rp. 10.900. Ia mengklaim pengendalian dari seluruh lini telah berhasil menjaga stabilitas harga.
“Bergerak bersama dengan tim Bulog untuk melakukan penetrasi harga beras di pasaran. Kalau yang dijual di pasar murah pasti dibawah HET,” jelasnya.
Adapun komoditi yang dijual pada Pasar Murah kali ini adalah beras medium yang dijual Rp. 10.200/kg, Minyakita dijual dengan harga Rp. 13.000/liter, gula pasir dijual Rp. 14.000/kg, telur ayam ras seharga Rp. 23.000/kg.
Sedangkan saat ini perkembangan harga bahan pokok rata-rata di Kota Malang per tanggal 10 November 2023 yakni beras medium Rp. 11.450/kg, Minyak Goreng Minyakita Rp. 14.917/liter, Gula pasir Rp. 15.500/kg, dan Telor ayam ras Rp. 25.667/kg
Tidak hanya itu, pada acara ini juga tersedia pelayanan publik dari Dispendukcapil Kota Malang, Layanan Kesehatan dan Donor Darah, beberapa stand produk UMKM hingga layanan servis sepeda motor gratis dari SMKN 12 Kota Malang.
Di sisi lain, Pj. Walikota Malang Wahyu Hidayat bersyukur Jalan Sehat kali ini dapat diadakan di Bakorwil Malang. Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-78 Jawa Timur menjadi suntikan semangat bagi Kota Malang untuk dapat terus maju dan berkontribusi pada perkembangan Jatim.
“Kami mengucapkan selamat atas Hari Jadi ke-78 Jatim. Tentunya Provinsi Jatim dibawah kepemimpinan Bu Gubernur dapat menjalankan amanahnya dan mensejahterakan masyarakatnya,” tutupnya.
Sebelum kegiatan di Pasar Murah, Khofifah melepas sekaligus membersamai ribuan peserta Jalan Sehat Hari Jadi Ke-78 Provinsi Jatim yang start dan finish di depan Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang.
Dalam jalan sehat ini, peserta diajak menempuh rute sejauh 3,7 km. Start dari Bakorwil Malang peserta akan melewati Start Jl. Simpang Ijen (Depan Kantor Bakorwil Malang – Jl. Gede – Jl. Retawu – Jl. Rinjani – Jl. Besar Ijen – Finish Jl. Simpang Ijen (Depan Kantor Bakorwil Malang. (Benni Indo)
Sumber berita : SURYAMALANG.com
yaya05
