Breaking News

Jember,Suara Jember.Com ‐ Bupati Jember Gus Fawait menghadiri apel siswa di SMP Negeri 1 Tempurejo dalam rangka program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) Kecamatan Tempurejo, Sabtu (13/12/2025).

Apel siswa dalam agenda Bunga Desaku bertajuk “Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Stunting” yang diikuti oleh siswa – siswa SMP Negeri 1 Tempurejo.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog sekaligus refleksi bahwa pendidikan dan kesehatan adalah dua sayap yang menentukan arah terbang generasi muda.

Bupati Jember, Gus Fawait memberikan motivasi kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya. Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi utama untuk masa depan.

“Anak-anak harus terus melanjutkan pendidikan. Kalau bisa sampai ke bangku kuliah, minimal lulus SMA. Saya sendiri meskipun sudah menjadi Bupati, tetap melanjutkan pendidikan hingga S3,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak sejumlah siswa untuk berdialog secara langsung terkait beberapa isu penting, diantaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penanganan stunting.

Salah satu siswa menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas pelaksanaan program MBG yang telah dirasakan manfaatnya oleh para pelajar.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo karena sudah ada MBG, sehingga badan kami menjadi lebih sehat,” ungkap siswa tersebut.

Gus Fawait juga mengungkapkan bahwa angka stunting di Kabupaten Jember masih tergolong tinggi.

Oleh karena itu, diperlukan edukasi sejak dini, termasuk pemahaman mengenai usia ideal kehamilan yang berada pada rentang 23 hingga 35 tahun guna menekan risiko stunting.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Gus Fawait memastikan akan ada penambahan kuota beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa.

“Insyaallah jumlah beasiswa akan kita tingkatkan. Tahun depan juga akan dibuka peluang beasiswa ke luar negeri, seperti China, Kongo, dan negara lainnya,” pungkasnya.

Apel siswa tersebut turut dihadiri oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Daerah (UPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember serta sejumlah kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Jember.

Kehadiran para pejabat dan kepala sekolah ini menjadi bentuk dukungan terhadap program Bunga Desaku serta komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Jember.

Melalui kegiatan Bunga Desaku ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pendidikan, kesehatan reproduksi, dan pencegahan stunting semakin meningkat.

Lebih dari sekadar apel, kegiatan ini menjadi ajakan agar pelajar Jember berani bermimpi, melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan.

 

(Sunarto)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »