Breaking News

JEMBER , SJNews – Jumlah diabetesi di dunia semakin meningkat, bahkan saat ini Indonesia telah menduduki peringkat keenam. Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah akibat kurangnya produksi insulin (defisiensi insulin) atau kurang responsifnya sel tubuh terhadap insulin (resistensi insulin). Hal ini disampaikan dr. Spesialis Penyakit Dalam yang praktek di RS Bina Sehat Jember, dr. Frida Lorita Hafidasari Pitoyo, Sp.PD.

Frida menjelaskan, terdapat 4 tipe diabetes antara lain diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, diabetes kehamilan (gestasional), dan diabetes tipe lain. Diabetes tipe 2 adalah jenis diabetes yang paling banyak dijumpai di masyarakat sekitar lebih dari 90 persen. Terjadinya diabetes tipe 2 sering berhubungan dengan kebiasaan atau gaya hidup yang kurang sehat seperti kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi kalori, kurang aktifitas fisik (sedentari), kegemukan, stres, dan merokok. Risiko diabetes akan semakin meningkat bila didapatkan faktor genetik (keturunan).

Grand Opening : Wizzmie Resto Tempat Nongkrong Untuk Semua Kalangan
“Jadi bila ditelusuri, pasien diabetes umumnya memiliki orang tua (salah satu atau keduanya) yang juga menderita diabetes. Oleh sebab itu, bila didapatkan penyakit diabetes pada keluarga, sangat disarankan untuk menjaga gaya hidup sehat agar timbulnya diabetes bisa dicegah,” ujarnya.

Frida menambahkan, pada tahap awal diabetes, sering kali tanpa gejala. Diabetes biasanya terdeteksi secara tidak sengaja saat pasien melakukan check-up rutin. Namun, masyarakat perlu waspada terhadap kemungkinan mengidap diabetes bila mengalami tanda dan gejala seperti sering kencing terutama di malam hari, sering merasa haus meski jumlah konsumsi air minum cukup, terjadi penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, dan sering merasa lapar.
“Termasuk jika merasakan penglihatan kabur, tangan/kaki kesemutan atau kebas, mudah lelah, kulit menjadi kering dan gatal, serta adanya infeksi atau luka terutama di kaki yang lama sembuh bahkan mengalami pembusukan,” ujarnya.( Sunarto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »