Breaking News

Suara Jember News, Jember – Ada yang aneh ketika petinggi Polres Jember datang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Dusun Lamparan, Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari.

Karena tidak banyak yang tahu bila hendak ada kunjungan Wakapolres jember bersama Kasatlantas Polres Jember akan ke TPA.

Bahkan RM Masbut Kepala UPT TPA Pakusari belum tahu bila ada kunjungan. Demikian juga dengan pemulung yang tidak tahu maksud kedatangan rombongan Polres Jember.

Saat Wakapolres Jember Kompol Jimmy H Manurung bersama AKP Achmad Fahmi Adiatna temui pemulung juga mereka cukup kaget.

Baru kali ini, para petinggi Polres Jember mendatangi TPA. Dari beberapa pemulung awalnya takut mau keluar

Baca Juga :Jokowi Terima Kunjungan Presiden Tanzania Di Istana Bogor

Kompol Jimmy pun tak canggung ngobrol santai dengan para pemulung.

“Pekerjaan bapak dan ibu mulia, meskipun hanya bekerja sebagai pemulung di TPA ini masih diberi sehat. Yang terpenting bisa mensyukuri nikmat yang sudah diberikan Allah. Semoga ibu dan bapak selalu diberi kesehatan dan rezeki yang halal,” kata Jimmy.

Bahkan wakapolres terlihat lama ngobrol sambil duduk bersama pemulung yang didampingi AKP Achmad Fahmi Kasatlantas.

Di TPA Pakusari ini menampung dari 17 kecamatan di Kabupaten Jember. Sementara per-harinya ada 197 ton sampah yang masuk ke TPA, sedangkan jumlah pemulung ada 184 orang.

“Polres bisa masuk ke TPA agar mengetahui pekerjaaan mereka. Karena sampah yang ada di seluruh Jember yang dibuang ke TPA Pakusari sebagian bisa dipilih dan bisa dijual,” imbuh  Jimmy.

Karena dari pengakuan pemulung dalam sehari bisa mendapatkan uang Rp. 30 ribu sampai dengan Rp. 35 ribu per-harinya.

“Oleh karena dengan jumlah yang banyak ini kita memberikan sedikit bantuan berupa makanan supaya mereka tetap semangat,” lanjutnya.

Baca Juga :Pemkab Situbondo Sederhanakan Petani Beli Pupuk Subsidi Gunakan KTP

Selain itu Polres Jember juga memberikan himbauan agar selalu mentaati peraturan saat berkendara. “Gunakan helm saat berangkat kerja termasuk ke TPA Pakusari dengan menggunakan sepeda motor. Sehingga tetap menggunakan helm pengaman saat berkendara,” pungkasnya.

Sementara Buwana, 45, warga Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari mengaku sudah 30 tahun menjadi pemulung. Ia bersama suami dan anaknya sudah berkutat dengan sampah di TPA.

Sumber Berita : radarjember

dawa01

One thought on “Peduli Sesama! Polres Jember Berbagi Sarapan Pagi di TPA Pakusari Bersama Pemulung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »