Suara Jember News, Jember – Peringatan Hari Jadi Jember ke-95 tahun akan kembali digelar dengan salawat dan doa pada malam ini (22/1). Jember Bersholawat dan Doa itu dihelat secara terbuka di Alun-Alun Jember.
Sejumlah imbauan diberlakukan. Satu di antaranya larangan membawa atribut partai.
Dalam momen istimewa itu, Al Habib Syech akan mengomando acara Jember Bersholawat.
Ini diharapkan bisa menjadi jembatan keberkahan untuk Kota Suwar-Suwir dan seluruh warganya.
“Mari kita sambut kehadiran beliau dengan hati yang penuh kegembiraan dan rasa syukur,” ajaknya.
Dia mengajak seluruh masyarakat turut hadir dalam majelis yang akan berlangsung pada pukul 19.00 itu. Bersalawat dan berdoa bersama untuk meraih keberkahan.
“Mari kita satukan niat dalam doa, menciptakan suasana yang penuh kasih dan bersama-sama memperkuat ikatan kebersamaan dalam cahaya keimanan,” ucap Bupati Hendy.
Para jemaah yang hadir dilarang membawa atribut partai. Apalagi memakainya saat kegiatan berlangsung.
Baik berupa bendera, spanduk, umbul-umbul, ataupun perangkat lain yang bertuliskan atau bergambar partai. Masyarakat diharap bisa menempatkan diri sesuai dengan agendanya.
Selama majelis berlangsung, dilarang keras membuang sampah sembarangan. Khusus larangan ini, tegasnya, memang harus dipatuhi bahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sehingga, harus ditegaskan lagi dalam penyelenggaraan Jember Bersholawat.
Baca Juga: Sejarah Dan Budaya Desa Cangkring Jenggawah Yang Belum Banyak Orang Ketahui
Di acara yang diharapkan keberkahan menyelimuti Jember itu, sepatutnya juga diiringi dengan perilaku bersih dengan tidak mengotori tempat penyelenggaraan.
Bagi yang membawa kendaraan, tidak diperkenankan mendekati lokasi salawat.
Baik kendaraan roda dua ataupun roda empat, diminta untuk memarkir di tempat yang sudah disediakan. Sesuai dengan arahan petugas parkir di lapangan.
Sumber Berita : radarjember
Dawa01

One thought on “TEGAS! Larang Bawa Atribut Partai saat Jember Bersalawat”