Suara Jember News, Jatim – Ratusan pedagang kaki lima (PKL) Pasar Baru Gresik kembali ditertibkan oleh petugas Satpol PP. Penertiban ini dilakukan karena PKL tersebut, kerap kali memanfaatkan jalan trotoar untuk berdagang.
Selain mengganggu aktivitas pejalan kaki. Para PKL itu juga menyebabkan kemacetan di Jalan Gubernur Suryo Gresik karena meluber di jalan.
Baca Juga : Pasar Lerok Tempat Transaksi Jual Beli di Jatimulyo
Pantauan di lapangan, saat ada petugas. PKL yang melanggar aturan biasanya langsung mengangkat sendiri barang dagangannya. Namun, setelah petugas pergi mereka kembali berjualan seperti biasa di trotoar hingga meluber ke jalan.
Kepala Dinas Satpol PP AH.Sinaga menuturkan, terkait dengan ini pihaknya sudah berulang kali menghimbau kepada PKL agar berjualan di dalam pasar. Namun, himbauan tersebut tidak diperhatikan.
“Kami tak bosan-bosannya memberikan himbauan, teguran terhadap PKL untuk tidak berjualan di atas trotoar dan bahu jalan,” tuturnya, Selasa (16/01/2024).
Setiap pagi dan malam lanjut dia, pihaknya menempatkan petugas di sekitar Pasar Baru Gresik. Ini dilakukan agar PKL tertib dan bisa berjualan.
“Kalau sama-sama tertib kan enak, tidak menyebabkan kemacetan dan mengganggu aktivitas pejalan kaki,” ungkap Sinaga.
Yudhi Anggoro (28) salah satu pedagang ayam potong mengaku dirinya berjualan diatas trotoar supaya pembeli tidak ribet, dan bisa bertransaksi dengan cepat.
“Kalau berjualan di dalam, pembeli malas parkir, dan belum lagi masuk ke dalam pasar. Sebagian besar seperti itu,” katanya.
Baca Juga : Perkembangan Harga Bapokting di Pasar yang dikelola Disperindag Kabupaten Jember per tanggal 15 Januari 2024
Kalaupun diminta tertib oleh petugas Satpol PP kata dia, dirinya dengan PKL yang lain siap menaati peraturan asal diberi waktu berjualan.
“Kami siap saja tapi mohon diberi waktu berjualan. Kalau pagi sudah ditertibkan kita mau makan apa mas,” pungkasnya.
Sumber Berita : beritajatim.com
Iswahyudi02
