Suara Jember News, Jatim – Pemerintah Kabupaten Blitar bekerjasama dengan TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109, membangun Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar agar lebih maju, Selasa (20/02).
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf. Sugiyono mengatakan dalam program tahun ini Pemerintah Kabupaten Blitar bersama TNI akan membangun 15 rumah tidak layak huni milik warga, kemudian ada 5 tempat ibadah dan pembangunan jalan rabat beton, serta membuat tandon penampungan air.
Baca Juga : Jember Kueren “Raih Empat Penghargaan Pusaka Lingkungan”
“Kita ketahui bersama kegiatan TMMD ke 109 tahun 2024 ini, kami TNI, Polri dan seluruh komponen bangsa bersinergi untuk membangun negeri ini.
Kita membangun daerah ini atas pertimbangan beberapa faktor untuk meningkatkan kesejahteraan warga sini,” jelasnya. Kegiatan TMMD di Desa Wonotirto merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Melalui program ini, diharapkan akan terjadi peningkatan aksesibilitas dan pelayanan publik bagi masyarakat Desa Wonotirto. “Kita lakukan untuk membantu kesejahteraan masyarakat, pemerintah hadir untuk menyelesaikan membantu permasalahan masyarakat,” imbuhnya.
Baca Juga : MTS Darul Hikam Kertonegoro Sepak Bola Di Lapangan Kertonegoro
![]()
Disinggung terkait kegiatan non fisik Danrem Madiun pada TMMD ke 109 akan menggandeng instansi lain, seperti Polri dan Dinas terkait untuk melakukan sosialisasi terkait bahaya Narkotika, Keluarga Berencana serta pembinaan mental masyarakat.
“Untuk sasaran non fisik justru akan kami perkuat, penyuluhan narkoba dari rekan-rekan kepolisian dari dinas kesehatan tentang KB, sosialisasi kegaaman tentang pembinaan mental semua kami lakukan,” imbuhnya.
Baca Juga : Anggota Koramil Jenggawah Melakukan kerja Bakti
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Izul Marom mengatakan dengan dibangunya sejumlah fasilitas serta infrastruktur di Desa Wonotirto, akan meningkatkan perekonomian warga yang diketahui sebagian berprofesi petani lombok dan jagung.
“Daerah ini kenapa program-programnya tadi disebutkan ada rutilahu dan rabat beton karena memang disini sangat membutuhkan itu. Kalau rabat beton kita bangun harapannya ekonomi akan semakin bagus hasil pertanian akan semakin mudah,” imbuhnya.
Pelaksanaan TMMD ini melibatkan berbagai unsur seperti TNI, Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, dan lain sebagainya. Melalui sinergi ini, berbagai kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Sumber Berita : www.tvonenews.com
yaya05
